September 11, 2018

Please reload

Recent Posts

5 punca tingkah laku mencabar kanak-kanak ditunjukkan?

1. Mendapatkan perhatian

Biasanya mereka inginkan perhatian lebih-lebih lagi jika ibu bapa atau...

5 punca tingkah laku mencabar kanak-kanak ditunjukkan?

February 28, 2018

1/10
Please reload

Featured Posts

10 Tugas Occupational Therapy In Special Education Setting

18 Nov 2019

 

Ini antara tugas-tugas OT di Pendidikan Khas, Kementerian Pendidikan dalam konteks di Malaysia

 

1. Screening (sangat penting sebab kalau tak screening, klien yang tak perlu OT pun kita ambik jadi klien, lambakan kes pula nanti) - screening ni tak lama sangat, dalam 20-30 minutes je for each individual.

 

2. Assessment/ Penilaian based on goals (based on specific requirement and recommendation, bukan suka-suka nak buat, it must come with justifications why you are doing this)

 

3. Intervention (individu and group including joint therapy session) - joined sekali dengan other dicipline seperti Speechie or Audio or Physio - intervention based on occupational goals agreed by both therapist and parents - and focus to improve the client’s performance in school related task

 

4. Home programme (for parents) - di sini sangat penting untuk lihat outcome kepada klien anda dan melihat komitmen ibu bapa terhadap perkembangan anak mereka - kalau komited, impaknya sangat besar.

 

5. School consultation (to parents) - ibu bapa selalu tercari-cari maklumat berkaitan persekolahan anak-anak mereka. Apa yang terbaik dan program mana yang sesuai untuk anak istimewa mereka. OT di KPM akan menerangkan setiap option program pendidikan khas yang ada, dan ibu bapa boleh buat keputusan untuk memilih. School consultation ini termasuklah berkenaan OKU kad juga sebab keduanya amat berkaitan rapat. 

 

6. Classroom consultation (to teachers) - yang ini sangat penting untuk bantu guru dalam kelas yang masih mencari rentak untuk murid yang tidak dapat ikuti kurikulum standard. Peranan OT pada tahap ini amat besar impaknya kepada guru. Especially murid yang tidak dapat ikut kurikulum standard. OT di KPM perlu faham dan hadam kurikulum standard kebangsaan. Sebab nak expedite intervention supaya in lined with curriculum.

 

7. Training Programme (to teachers and parents according to needs) - mereka ini paling lama berada bersama klien kita. Penting sangat bagi training ni. Kongsilah ilmu dengan ibu bapa dan guru. Nescaya akan semakin berkembang ilmu tersebut.

 

8. School visit - seperti biasa, ini adalah jantung kepada khidmat OT di sekolah. Kalau tak ada school visit, dont call us OT in school setting.

 

School visit sangat penting untuk cadangan dalam RPI setiap murid, setelah banyak school visit as an officer and as an OT ke PPKI, RPI dipandang enteng dan objektifnya masih berkisar kepada matlamat akademik. Jika ada matlamat bukan akademik, tiada perincian teknik guru untuk mencapai matlamat tersebut - ini hanya pengalaman saya ya. Perlu pelibatan OT untuk bantu guru mencapai matlamat RPI. We are working together.

 

9. Module/ Instrument/ guideline development in occupational therapy for teachers, parents and practicing OT according to focus and target - yang ini biasanya based on KPM direction to imrove practice and develop systematic SOP. So, OT di KPM bukan sekadar buat intervention sahaja, we do managerial things. Develop so many documents to ease practice.

 

10. Evaluation report (of practice) - evaluate practice sendiri, we are human who are dealing with humans. So, reflect ourselves to improve 

 

Ini antara yang selalu kena buat. Ada juga tugas-tugas lain yang berkaitan kena buat dari semasa ke semasa yang tidak disebutkan di sini. Biasanya tugas-tugas tersebut yang melibatkan pelaksanaan program atau dasar di peringkat Kementerian Pendidikan.


- LINUS Programme

Dulu ada LINUS Programme, OT terlibat di peringkat screening and intervention. It is a national programme. Sekarang tiada LINUS.

 

Tapi semakin bertambah workload haha sebab sekolah buat assessment di peringkat sekolah dan terus rujuk murid kepada team OT 3PK KPM yang hanya beberapa orang ni haa! 🤭

- Inclusive Education Programme

 

Nowadays, OT di KPM work on Inclusive Education Programme. A national policy by KPM.
Untuk inklusif, OT banyak buat school visit and giving consultation. And involve in intervention and module development to support client’s need in school performance.

 

- Zero Reject Policy

 

And also, in Zero Reject Policy. Very interesting because this KPM initiative memerlukan bantuan pasukan sokongan dalam KPM. OT di KPM perlu beri Consultation to the school, pembangunan modul, classroom consultation and school visit too!

Sekian. Panjang heh. 😅


In every OT setting, require different skills and knowledge.

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload